MARILAH MENJADI PEMUDA BERTALENTA UNTUK MEMBANGUN GENERASI MASA DEPAN PEMENANG BANGSA
Oleh: Latifah Sulistyaning Arum (SMPN-2-Bangorejo)
Pernahkah Anda melihat seseorang yang telah berhasil melewati masa-masa sulit dihidupnya? Tak ada satu pun manusia di dunia ini yang belum melihatnya, Pasti pernah bukan.. Karena kita juga manusia sebagai mana memiliki kekurangan dan kelebihan yang ada.
Amati gambar di bawah ini!
Anda sudah melihat gambar di atas? Kalau sudah pasti Anda berpikir maksud dari gambar tersebut apa ya… Mari Kita bahas bersama-sama. J
Di dunia ini pasti ada seseorang yang tak mampu untuk memenuhi kebutuhannya atau bisa saja orang tersebut mencari nafkah bagi keluarganya tetapi tak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Permasalahan ini sering terjadi bukan, Atau Anda juga pernah mengalaminya. Kebanyakan Mereka beralih posisi untuk bekerja sampingan ada juga yang tak dapat lagi untuk mencari pekerjaan, Akhirnya Dia bangkrut dan tak bisa apa-apa lagi. Tetapi Dia tak berhenti di situ saja, Dia terus bekerja keras demi masa depan Keluarga dan Dirinya sendiri. Ada banyak macam Pekerjaan yang dirasa menguntungkan tetapi karena keterbatasan Pendidikan atau hal lainnya maka usahanya harus dimulai dari awal yaitu sebagai Tukang sampah yang tugasnya untuk membersihkan lingkungan, Dengan menyapu dan membuang sampah pada tempatnya, Jika pekerjaan itu dijalani dengan ikhlas dan suka cita maka hasilnya juga akan menguntungkan Diri sendiri dan orang lain.
Tukang sampah akan mengumpulkan ragam jenis sampah menggunakan berbagai alat yang ada, Seperti: Penjepit sampah, Karung plastik, Sapu lidi, Pengki sampah, Sarung tangan, Gerobak sampah, Biasanya juga menggunakan alat kendaraan khusus untuk mengangkut sampah dan lain sebagainya. Semua itu dilakukan teliti dengan memakai jas/pakaian khusus untuk menghindari bakteri yang sedang berkembang di dalam sampah tersebut agar kebersihan di lingkungan itu merata.
Menurut warga setempat yang tinggal di Wilayah Perkotaan.. Pekerjaan ini juga menguntungkan bagi sebagian orang yang tinggal di Ibu kota, Karena kebanyakan orang ingin merantau di wilayah tersebut untuk mencari pekerjaan jadi banyak orang yang kurang memperhatikan keadaan lingkungan di sekitarnya. Bukankah itu Pahlawan, Ya.. Memang itulah jati diri seorang Pahlawan karena Dia tidak memikirkan keadaannya apa dibayar ataupun tidak sama sekali, Hal tersebut hanya untuk kepentingan dan kenyamanan bersama.
Amati gambar di bawah ini!
Gambar di atas merupakan kondisi TPA yang ada di suatu daerah. Menurut Peraturan Nomor 33 Tahun 2010 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah dan beberapa Peraturan Menteri Lingkungan Hidup yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pekerjaan Umum peraturan pelaksana dari Undang-undang nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan sampah, Maka sampah akan dibuang di (TPS) Tempat Penampungan Sementara dan berakhir di (TPA) Tempat Pemrosesan Akhir.
Apakah Anda pernah mendengar seorang Miliarder yang dulunya sebagai Tukang sampah? Memang sebagian orang belum mendengar hal tersebut dan tidak mungkin juga bukan.. Tapi seseorang yang tinggal di Negeri Paman Sam ini yang bernama Wayne Huizenga merupakan salah satu contoh dari seorang tukang sampah yang berhasil menjadi miliarder dan bisa mempunyai perusahaan sampah hingga terbesar di Amerika Serikat. Wayne Huizenga lahir pada tanggal 29 Desember 1937. Perusahaan itu bisa mengolah dan memanfaatkan sampah yang dihasilkan dari bermacam-macam jenis sampah.
Di Indonesia kita juga punya berbagai usaha industri di bidang pembudidayaan sampah. Mulai dari industri kecil dan besar yang dikelola oleh sebagian anak-anak muda usia produktif yaitu sekitar 15 tahun ke atas hingga batas 64, Karena usia yang sudah menua pasti akan susah untuk melakukan aktivitas seperti biasanya. Usaha yang paling mudah untuk dilakukan oleh anak-anak muda dengan mengurangi adanya dampak besar dari sampah berupa program Reduceberarti dan Recycle, kegiatan ini sering digunakan oleh khalayak ramai.
Reduceberarti merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengurangi sebagian sampah yang ada. Seperti Tukang sampah yang memungut sampah dan mengambil sebagian sampah yang akan Dia bawa, Dan bertujuan untuk mengurangi atau mencegah sampah yang dihasilkan setiap harinya. Recycle merupakan Kegiatan untuk mendaur ulang kembali sampah menjadi barang yang lebih berguna. Mereka berjuang untuk mencukupi kehidupannya dengan menyerahkan berupa tenaga yang besar, Perjuangan itu tak berhenti di situ saja.. Mereka juga mengambil sisa-sisa sampah yang diperoleh dari pencariannya tersebut. Menurut pengakuan dari seorang Tukang sampah mereka juga menjual kreativitas yang mereka buat dari berbagai macam jenis sampah dari hasil daur ulang, Hal itu sudah ditekuni olehnya sejak masih kecil. Tak hanya Tukang sampah, Tetapi anak-anak hingga pemuda-pemuda pun juga ikut berpartisipasi untuk membuat berbagai karya dari sampah, Semua itu terjadi karena adanya kerja sama Tukang sampah yang memilah berbagai jenis sampah, Dan menjadikan Dia sukses untuk mencari pekerjaan dengan memanfaatkan kreativitas dan membangun sebuah perusahaan sampah di Indonesia.
Bekerja adalah penentuan masa depan, Dasar dari keberhasilan adalah semangat dan doa, Jika diamati Tukang sampah memang biasa saja, tetapi jika kita lihat dari latar belakangnya mereka sangat berjasa untuk kita semua. Sudah lihat? Tukang sampah tersebut sudah berhasil menjadi apa yang dia inginkan yaitu mempunyai perusahaan karena ketangguhannya melewati semua masalahnya dia pun berhasil di titik yang tertinggi dalam hidupnya. Dia tidak mengeluh dengan nasibnya jadi Ingatlah “Keberhasilan Tidak Datang Dari Keberuntungan”.
Tinggalkan Komentar