Sabtu, 27 September 2025, Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, pembelajaran tidak lagi sekadar penyampaian materi, tetapi juga bagaimana guru dapat berpikir kritis, menganalisis, dan menghubungkan konsep secara lebih mendalam. Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) menekankan pemahaman konseptual, penerapan dalam konteks nyata, serta pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, dan kreativitas.



Dengan pembelajaran yang dirancang secara strategis, murid akan lebih aktif mengeksplorasi, menganalisis, serta menghubungkan konsep dalam berbagai konteks, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Dalam melaksanakan pendampingan kepada guru peserta Pelatihan Kerja (On-the Job Training/OJT), khususnya dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam di sekolah dilaksanakan di SMPN 2 Bangorejo.
Pada tahap awal Siklus-2, peserta pelatihan kembali melakukan asesmen bersama rekan sejawat untuk mengevaluasi proses pembelajaran yang telah berlangsung serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Hasil asesmen tersebut digunakan sebagai dasar untuk melakukan re-desain perencanaan pembelajaran secara kolaboratif. Selanjutnya, rencana pembelajaran yang telah diperbaiki dipraktikkan melalui kegiatan open class 1, yang disertai dengan pendampingan tahap kedua guna memberikan masukan langsung dari pengajar dan rekan pelatihan.
Tinggalkan Komentar